Assalamualaikum!
Absen beberapa lama dan kembali dengan judul seperti lagu...
Anyway...ceritanya seperti ini, beberapa waktu lalu saya menerima pesan dari seorang kawan.
Isinya seperti ini (judulnya sama dengan di atas itu)
=====
Karena Wanita Ingin Dimengerti
Saat istri marah, ia belum tentu kesal.
Ia hanya butuh pengertian.
Saat istri menangis, ia belum tentu bersedih
Ia hanya butuh pelukan
Saat istri cemberut, ia belum tentu kecewa
Ia hanya butuh perhatian
Saat istri cemburu, ia belum tentu iri
Ia hanya butuh pujian
Saat istri menolak, ia belum tentu tak mau
Ia hanya butuh rayuan dan bujukan
Saat istri lelah, ia belum tentu merasa capek
Ia hanya butuh diajak jalan-jalan
Saat istri sakit hati, ia belum tentu terluka
Ia hanya butuh belaian
Namun
Saat istri tersenyum, ia belum tentu setuju
Bisa jadi ia sedang berusaha mengerti
Saat istri tertawa, ia belum tentu bahagia
Bisa jadi ia sedang berusaha membahagiakan suaminya
Saat istri diberi hadiah, ia belum tentu senang
Bisa jadi ia sedang berusaha menghargai
Saat istri terlihat tegar, ia belum tentu kuat
Bisa jadi ia sedang mencoba bertahan menghadapi ujian
Saat istri mengerjakan perintah suami, belum tentu sesuai keinginannya
Bisa jadi ia sedang berusaha untuk menjadi istri yang taat
Wahai para suami atau calon suami, selami lebih dalam psikologi pasanganmu. Karena bisa jadi ada makna di balik setiap kata dan ekspresinya.
Ini bukan masalah tiak adanya ketulusan dan keikhlasan. Namun belajarlah memahami tabiat seorang wanita yang rela mengorbankan sisa umurnya bersamamu.
=====
Setelah baca pesan (yang harusnya ditujukan ke laki-laki) itu, saya pun manggut-manggut, dalam hati berkata "iya, kadang seperti itu"
Saya pun teringat seminar yang disampaikan oleh Dr. Aisyah Dahlan (Kepala Unit Narkoba RS Bhayangkara, Staff Ahli BNN).
Seminar yang menurut saya supppeeeeer sekali. Seminar yang bisa membuat pesertanya (saya terutama) menangis dan tertawa sekaligus. Ooooh ternyata gitu to (otak) perempuan dan laki-laki.
Beliau menjelaskan bahwa otak wanita dan laki-laki itu berbeda. Pembentukan otakpun dipengaruhi oleh hormon "wanita/laki-laki" (kok saya lupa ya istilahnya...testosteron dan progesteron???)
Hal itu telah dibuktikan dengan penelitian ilmiah tentang otak wanita dan laki-laki.
Mudahnya seperti ini...otak wanita yang pertama berkembang adalah otak kiri alias penuh dengan analisis, selalu serius...sedangkan otak laki-laki yang pertama berkembang adalah otak kanan yang penuh dengan permainan, bersenang-senang dan sebagainya.
Volume otak tengah pun berbeda. Otak tengah wanita itu lebih tebal dari pada otak laki-laki.
Wujud dari perbedaan tersebut misalnya:
Wanita itu multitasking, dapat mengerjakan beberapa kegiatan sekaligus. Sedangkan pria tidak.
Wanita butuh mengeluarkan setidaknya 20.000 kata perhari sedangkan pria (hanya) butuh 7.000 kata perhari. Makanya wanita itu "lebih cerewet". Bahkan untuk wanita yang pendiam pun butuh 18.000 kata per hari.
Kalau kebutuhan "bicara wanita" itu tidak terpenuhi maka bisa bahaya misal "ngambek".
Sebaliknya bila pria telah mengeluarkan 7.000 kata dalam sehari maka dia akan jadi "pendiam".
Ketika wanita "curhat" belum tentu ia minta solusi...ia hanya ingin didengarkan.
Masih banyak lagi contoh yang diberikan oleh beliau. Jadi dari hal seperti itu masalah dapat muncul dalam hubungan antara pria dan wanita atau rumah tangga.
Beliau berharap dengan mengetahui perbedaan "otak" tersebut peserta diharapkan dapat lebih memahami pasangannya.
Cara Bu Aisyah saat menyampaikan seminar ini sungguh sangat menarik...beliau berikan contoh kejadian nyata dalam kehidupan sehari-hari, dan dengan cara yang sangat baik sekali. Fun tapi kena.
Oia saat itu peserta diberikan tes visual untuk mengetahui seberapa besar sifat maskulin/feminin masing-masing. Dan ternyata saya termasuk yang "tidak perempuan banget" alias ada sifat maskulinnya hehehehe
Yang belum pernah ikut seminar beliau ini, coba deh. Bagus lagi kalau bersama pasangannya. :)
Anyway...kok ngelantur gini ya jadinya....tak apalah pengingat diri... semoga bermanfaat
Wassalamualaikum
Have a nice day all...
Tuesday, April 29, 2014
Monday, February 17, 2014
Back and Still Alive!!
Assalamualaikum!
Whoaaaa...setelah sekian lama absen akhirnya ditekadkan hari ini untuk kembali. Setelah menjalani minggu-minggu yang melelahkan dengan berbagai uji ketahanan fisik dan mental dan tetap bisa bertahan... Yay for me! (dan sepertinya minggu-minggu ke depan pun masih akan menyita energi)
Inilah yang terjadi beberapa waktu lalu:
What do you have recently?
Wassalamualaikum.
Whoaaaa...setelah sekian lama absen akhirnya ditekadkan hari ini untuk kembali. Setelah menjalani minggu-minggu yang melelahkan dengan berbagai uji ketahanan fisik dan mental dan tetap bisa bertahan... Yay for me! (dan sepertinya minggu-minggu ke depan pun masih akan menyita energi)
Inilah yang terjadi beberapa waktu lalu:
- ke kantor jalan kaki karena jalanan lumpuh oleh banjir. 5 kilo mak! dah kayak hiking kemana tuh.
- pulang kantor jalan kaki karena muacet minta ampun...daripada berdiri empet2an di bis, akhirnya turun di halte terdekat dan lanjut jalan kaki.
- kecelakaan di dapur...(kecipratan air panas di dahi) gosong deh. Bioplacenton does help.
- pingsan dengan sukses di apotek yang bikin panik para pegawainya (thanks to mba Deby sudah nungguin saya sampai benar-benar sadar...semoga magangnya lancar yah mba...)
- kena flu berat yang berlanjut ke sinus...dan komen dokter 'kalau nanti ga bisa sembuh dengan obat ya kita operasi' (langsung mau pingsan).
- putri kecilku demam selama 3 hari tanpa ada gejala batuk pilek...hari ke-4 demam hilang dan muncul bintik-bintik merah (kesimpulan setelah googling: Roseola Infantum)
- si kakak yang tiba-tiba sakit perut jejeritan...hasil periksa dokter karena kontraksi di usus besar akibat menunda buang air besar.
- nunggu antrian dokter dari jam 17.30 sampai jam 21.00 dan pulangnya disambut hujan badai.
What do you have recently?
Wassalamualaikum.
Wednesday, January 8, 2014
New Year, New Hope, New Curtain....Why Not?
Assalamualaikum,
Wow...it's 2014 already ...I've been gone for so long I guess.
Happy (be lated) New Year everyone...
At the end of 2013 I got a special delivery from my father in law. My own sewing table he made for me. Yay...It's a 'real' sewing table and perfect. Now my sewing machine has its own place. All this time I was sharing table with my 7 yo boy (Well, I'm petite, so I have no problem with that... yet.)
![]() |
Yay... |
So, in order to 'celebrate' the new workspace and welcoming new year, I decided to make a new curtain for my kids room. And lucky me...I found a beautiful linen with theme I wanted all this time. It's the festival flag theme...just perfect for decorating kids room.
I never sew a curtain before and I didn't know how, actually. So I just 'do it'.
I did not make a lot of cutting nor sewing on the fabric. I just hemmed the both side, added trim on the top and straps.
The sewing did not take a lot of time, but sewing on buttons was so time consuming. Button?
Yes, 2 snap buttons on every strap. Sound unusual? I don't know. I just 'do it'.
We have regular curtain rod in the house (the one that has rail on it and need little hook to hang the curtain). I don't want to take it down, so I have to improvise on the strap.
Adding snap button on the strap was the perfect solution. I used a 1/2'' snap button.
After an on and off days here it is.....my very first curtain
![]() |
Before |
![]() |
After |
And this is the strap detail

My first finished project in 2014 and lesson learnt.
What do you have recently?
Wassalamualaikum.
Subscribe to:
Posts (Atom)